Apakah Harga Emas Selalu Naik?

Bali, 31/07/2020 – Saat pandemi seperti ini, harga emas mencatatkan all time high terbaru. Mungkin ini menjadi salah satu penyebab pembicaraan mengenai emas kembali menjadi hangat. Di salah satu artikel, penulis membaca pengalaman seseorang yang mengaku membeli emas bertahun-tahun lalu dan menjualnya belakangan ini. Ia mengaku mendapatkan banyak sekali untung karena harga jual emasnya jauh lebih tinggi dari harga belinya dahulu. Dari artikel tersebut banyak sekali yang menanyakan apakah harga emas selalu naik? Untuk menjawab hal tersebut penulis berikan penjelasannya pada artikel ini.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Seperti yang sudah diketahui bahwa harga emas tidak sama tiap waktunya. Setiap hari harga emas bergerak fluktuatif naik dan turun. Lalu, apa yang mempengaruhi harga emas? Berdasarkan seputarforex.com, berikut factor-faktor yang memperngaruhi harga emas.

  1. Nilai Tukar USD

Secara umum, nilai tukar US Dolar berbanding terbalik dengan harga emas di Indonesia. Misal saat nilai tukar us dollar menguat terhadap rupiah, harga emas cenderung menurun dan sebaliknya.

  1. Produksi Emas Dunia

Produksi yang dimaksud dalam hal ini adalah penambangan emas. Umumnya, semakin banyak produksi, maka harga emas akan cenderung menurun dan sebaliknya. Akan tetapi, produksi emas dari tahun ke tahun cenderung menurun. Hal ini dikarenakan proses menambang emas semakin sulit dilakukan dari tahun ke tahun.

  1. Permintaan Dari Industri

Mungkin faktor ini sudah sangat wajar. Saat permintaan dari industri meningkat, harga akan cenderung meningkat juga dan sebaliknya. Pola yang sama juga umumnya terjadi di barang dan jasa lain.

  1. Cadangan Emas

Bank-bank besar dunia memiliki cadangan emas dalam jumla tertentu. Jika mereka memutuskan untuk mencadangkan emas-emasnya, maka peredaran emas akan berkurang dan harga akan cenderung meningkat.

Baca Juga: Cari Tahu Hari Persahabatan Sedunia (30 Juli)

Grafik Harga Emas

Harga emas cenderung berbeda di tiap Negara. Akan tetapi, secara umum acuan harga emas dunia adalah harga emas di Amerika Serikat. Hal ini cenderung masuk akal dikarenakan US Dolar juga merupakan acuan mata uang internasional. Sebagai acuan harga emas, berikut grafik harga emas di Amerika selama 20 tahun terakhir dikutip dari goldprice.org

Grafik di atas menunjukkan secara umum harga emas di Amerika Serikat mengalami kenaikan. Akan tetapi, sempat menurun tajam sekitar tahun 2013 hingga 2016. Harga emas ini baru terlihat mengalami pemulihan beberapa tahun belakangan ini. Lalu bagaimana dengan harga emas di Indonesia? Apakah harga emas di Indonesia selalu naik? berikut penulis sajikan grafiknya.

Sedikit berbeda dengan grafik di Amerika, harga emas di Indonesia cenderung meningkat tajam jika diliat secara keseluruhan. Tapi perlu diperhatikan bahwa di tahun-tahun tertentu, terdapat penurunan harga emas. Misalnya saja di tahun 2013 terlihat grafik menurutun yang menunjukkan harga emas sedikit turun dan dapat pulih kembali dengan cepat.

Baca Juga:Download Lagu Taylor Swift – cardigan

Berdasarkan kedua grafik tersebut dapat disimpulkan bahwa jawaban dari pertanyaan Apaka Harga Emas Selalu Naik? adalah tidak. Emas tidak selalu naik. Selain itu, hal yang perlu dipahami adalah grafik ini merupakan grafik sejarah harga emas yang belum tentu ada kaitannya dengan grafik di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *