Cara Mengukur Tingkat Kepedasan Cabai

Bali, 25/07/2020 – Saat seseorang bertanya, “Berapa jarak dari rumah ke sekolah?” Kita bisa menjawabnya dengan memberikan ukuran jarak seperti 1 km, 100 m, dan lain-lain. Cara lain untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan memberikan keterangan waktu untuk membuat penanya lebih mudah memahaminya. Misal, “Jarak rumah dan sekolah adalah 10 menit dengan menggunakan sepeda.” Atau “Jaraknya hanya 5 menit dengan berjalan kaki.” Lalu, bagaimana dengan rasa pedas? Umumnya akan sangat sulit menakar kepedasan dari sesuatu yang kita rasakan sehingga jawaban umumnya adalah “Agak pedas”, “Sangat pedas”, “Tidak pedas” dan masih banyak lagi. Berikut Cara Mengukur Tingkat Kepedasan Cabai.

Cara Lama

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, menjawab dengan “sangat pedas”, “tidak pedas”, dan sejenisnya tidak memiliki standar yang jelas. Selain itu, subjektifitas seseorang terhadap penilaian tersebut juga sangat tinggi. Misal, menurut penulis ayam geprek A sangat pedas. Akan tetapi, saat teman mimin yang notabene menyukai pedas memakannya, ia tidak merasakan pedas sama sekali. Hal seperti ini tentu umum terjadi dan menyebabkan ketidakjelasan pada ukuran “kepedasan suatu cabai”.

Baca Juga:Total Keuntungan Bank BCA Tahun 2019

Skala Scoville

Skala scoville merupakan besaran untuk mengetahui tingkat kepedasan cabai. Seperti halnya meter (m) untuk mengetahui tingkat jauh/dekatnya 2 buah titik, skala scoville ini juga dapat diukur. Cara pengukuran skala scoville ini adalah dengan mengukur kandungan suatu zat bernama capsaicin yang terkandung di semua jenis cabai.

Capsaicin adalah suatu bahan kimia yang memiliki kemampuan untuk memberi rangsangan pada ujung syaraf penerima pedas pada lidah. Semakin banyak suatu capai mengandung zat ini, maka sudah dapat dipastikan bahwa semakin pedaslah cabai tersebut.

Baca Juga:Intip Spesifikasi Asus ROG Phone 3 – Diumumkan 22 Juli 2020

Pengetesan dilakukan dengan cara menggunakan HPLC atau High Performance Liquid Chromatography. Pertama, ekstrak cabai dilarutkan lalu mesin HPLC akan membaca kadar at capsaicin dari ekstrak tersebut. Setelah hasilnya terbaca, maka tingkat kepedasan cabai tersebut dapat diketahui.

Cabai Terpedas

Setelah mengetahui skala kepedasan dan cara mengukurnya, lalu cabai apa yang terpedas berdasarkan skala ini? Berdasarkan informasi yang penuli kumpulkan, beberapa sumber memberikan jawaban yang berbeda-beda mengenai pertanyaan ini. Berikut penulis berikan hasil dari tiga sumber berbeda.

Baca Juga:Download Lagu Mahen – Luka Yang Kurindu

Berdasarkan Wikipedia, urutan cabai terpedas adalah sebagai berikut.

  1. Trinidad Moruga Scorpion
  2. Cabai Naga Viper, dll
  3. Habanero Red Savina
  4. Cabai Scotch Bonnet
  5. Cabai byadgi

Selengkapnya

Berdasarkan merdeka.com. urutan capai terpedas adalah sebagai berikut

  1. Naga Jolokia
  2. The Red Savina
  3. Habaneros
  4. The Datil Pepper
  5. The Rocoto Pepper

Selengkapnya

Berdasarkan brilio.net. urutan capai terpedas adalah sebagai berikut

  1. Naga Viper
  2. Cabai Setan (Naga Bhut Jolokia)
  3. Cabai Gendot (Red Savina Habanero)
  4. Cabai Rocoto
  5. Cabai Rawit Domba

Selengkapnya

Sekain artikel tentang cara mengukur tingkat kepedasan cabai. Semoga artikel ini dapat membantu para pembaca dan memberikan pengetahuan baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *